search

Solo The Spirit of Java

Solo The Spirit of Java
Welcome to my blog
Share |
Tampilkan postingan dengan label profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profil. Tampilkan semua postingan

Persis Solo

Persis Solo adalah klub sepak bola yang berada di kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Awal berdirinya masih bernama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB), yakni semacam perserikatan sepak bola yang berada di kota Solo.

VVB adalah pelopor dunia sepak bola di Indonesia. Disebut pelopor dunia sepak bola karena VVB berdiri sebelum klub-klub sepak bola ada di Indonesia, bahkan sebelum adanya PSSI atau Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia. VVB didirikan sejak tahun 1923 oleh Sastrosaksono dari Klub Mars dan R. Ng. Reksodiprojo dan Sutarman dari Klub Romeo.

Oleh bapak Soemokartiko, pada tahun 1928 nama Persis Solo atau Persatuan Sepak Bola Indonesia Solo resmi dipakai untuk menggantikan nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB). Persis adalah raksasa sepak bola Indonesia dimasa lalu, karena Persis adalah pencetus adanya klub-klub sepak bola di Indonesia.

Persis pernah menjuarai kompetisi perserikatan sebanyak 7 kali, namun kejayaan itu hanya berlangsung hingga akhir 1940-an. Persis Solo sendiri saat ini mempunyai julukan sebagai Laskar Samber Nyawa. Home base yang dipakai adalah stadion internasional Manahan Solo yang mempunyai kapasitas jumlah penonton sebanyak 30.000. Persis Solo juga mempunyai kelompok suporter fanatik yang diberi nama Pasoepati (Pasukan Soeporter Paling Sejati) yang telah berdiri sejak Februari tahun 2000.

Ada beberapa nama pemain legendaris sepak bola Indonesia yang pernah membela Persis. Salah satunya adalah R. Maladi yang kini namanya digunakan sebagai nama stadion R. Maladi atau yang kerap disebut Sriwedari. Persis Solo cukup lama mengalami masa-masa sulit dan jauh dari prestasi.

Prestasi terbaik terakhir adalah pada tahun 2006 lalu yang berhasil menjadi runner up kompetisi divisi I usai dikandaskan Persebaya Surabaya di babak final. Atas prestasi ini Persis Solo mendapat jatah promosi ke divisi utama pada musim kompetisi 2007-2008.

Prestasi Persis Solo :

1935 – Juara, menang atas PPVIM Jatinegara Jakarta

1936 – Juara, menang atas Persib Bandung

1937 – Runner-up, kalah dari Persib Bandung

1939 – Juara, menang atas PSIM Yogyakarta

1940 – Juara, menang atas PSIM Yogyakarta

1942 – Juara, menang atas Persebaya Surabaya

1943 – Juara, menang atas PSIM Yogyakarta

1948 – Juara, menang atas PSIM Yogyakarta

2006 – Runner-up, kalah dari Persebaya Surabaya

Berikut adalah daftar pemain Persis Solo di kompetisi Liga Ti-Phone 2010:

Nama: Dian Rompi

Lahir: 1 April 1985

Posisi: Kiper

Tinggi/berat: 170/65

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 31

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Johan Setiyawan

Lahir: 1 Januari 1989

Posisi: Kiper

Tinggi/berat: 185/65

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 20

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Bagus Jiwo Nurcahyo

Lahir: 14 Nopember 1985

Posisi: Kiper

Tinggi/berat: 175/65

Klub asal: Persijatim

No punggung: 1

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Haryadi

Lahir: 25 Agustus 1982

Posisi: Stoper

Tinggi/berat: 178/70

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 23

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Feby Sofi Lasyachfi

Lahir: 10 Pebruari 1978

Posisi: Stoper

Tinggi/berat: 175/70

Klub asal: Persikaba Blora

No punggung: 21

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Masyhadi

Lahir: 12 Nopember 1982

Posisi: Libero

Tinggi/berat: 180/70

Klub asal: PSIM Jogjakarta

No punggung: 5

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Andri Siswanto

Lahir: 25 Mei 1983

Posisi: Back kanan

Tinggi/berat: 165/60

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 25

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Joko Rusmanto

Lahir: 10 Juli 1981

Posisi: Back kiri

Tinggi/berat: 163/56

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 3

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Prasetyo Danu Nugroho

Lahir: 20 September 1989

Posisi: Stoper

Tinggi/berat: 178/70

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 4

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Suparno

Lahir: 14 Desember 1980

Posisi: Stoper

Tinggi/berat: 170/60

Klub asal: Mars

No punggung: 15

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Villol Vebrian Nugrahendy

Lahir: 12 Pebruari 1986

Posisi: Stoper

Tinggi/berat: 180/73

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 24

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Daru Tri Laksono

Lahir: 6 Mei 1990

Posisi: Back kanan

Tinggi/berat: 175/63

Klub asal: Perseba Bangkalan

No punggung: 22

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Syarif Marwal Lestaluhu

Lahir: 19 Desember 1981

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 170/65

Klub asal: Persikad Depok

No punggung: 41

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Budi Ariyanto

Lahir: 30 Maret 1983

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 173/65

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 18

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Imam Rochmawan

Lahir: 12 Maret 1984

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 178/80

Klub asal: Persebi Boyolali

No punggung: 16

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Muhamad Budiana

Lahir: -

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 165/52

Klub asal: Persikaba Blora

No punggung: 17

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Akhyar Ilyas

Lahir: 1 Desember 1983

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 174/69

Klub asal: Persija Jakarta

No punggung: 14

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Riva Ardianto

Lahir: 29 Pebruari 1988

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 167/60

Klub asal: Persikas Kab Semarang

No punggung: 29

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Nanang Kuswoyo

Lahir: 28 Desember 1979

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 175/70

Klub asal: PSBI Blitar

No punggung: 13

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Katno

Lahir: 11 Juli 1984

Posisi: Gelandang

Tinggi/berat: 167/60

Klub asal: Mitra Kukar

No punggung: 11

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Zainul Hidayat

Lahir: 4 Mei 1988

Posisi: Striker

Tinggi/berat: 168/59

Klub asal: Persis Solo

No punggung: 7

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Robbi Fajar Nugroho

Lahir: 31 Maret 1991

Posisi: Striker

Tinggi/berat: 175/70

Klub asal: PSJS Jakarta Selatan

No punggung: 10

————————————————————————————————————————————————–

Nama: Diego Benowo

Lahir: 24 Nopember 1991

Posisi: Striker

Tinggi/berat: 172/60

Klub asal: PSJS Jakarta Selatan

No punggung: 9

————————————————————————————————————————————————–

»»  Baca Selengkapnya...

Persema Malang

Persema

Berdiri: 1953

Alamat: Jl. Mojopahit No. 3 Indonesia

Telepon: +62 (0) 341 324 349

Faksimile: +62 (0) 341 324 329

Surat Elektronik: admin@persema-online.com

Laman Resmi: http://www.persema-online.com

Ketua: Peni Suparto (Ketua Umum)

Direktur: Ir Hadi Santoso (Manajer Tim)

Stadion: Gajayana

Sejarah Singkat
Persatuan Sepakbola Indonesia Malang atau biasa disingkat Persema adalah sebuah klub sepakbola profesional yang bermarkas di kota Malang, Jawa Timur. Tim milik Pemerintah Kota Malang ini merupakan eks Perserikatan yang pada musim kompetisi 2009/10 akan berlaga di Superliga Indonesia, setelah memastikan menjadi runner up divisi utama musim 2008/09.

Meski berdiri sejak 1953, sepak terjang tim mantan Perserikatan yang satu ini justru kalah pamor dari tim satu kotanya Arema Malang. Penyebabnya, karena prestasi yang ditorehkan tidak sementereng saudara mudanya tersebut. Satu lagi, sumber pendanaan masih tetap mengandalkan dana APBD Kota Malang.

Sejak tampil di pentas Liga Indonesia pada musim kompetisi 1994/95, prestasi terbaik tim berjuluk "Laskar Ken Arok" hanya menempati peringkat keempat di grup D pada musim kompetisi 1998/99. Selebihnya, Persema selalu berada di papan tengah dan bahkan tak jarang berada di papan bawah.

Tim ini pernah terlempar ke divisi satu pada musim kompetisi 2003. Dua musim berada di kompetisi level kedua, Persema kembali promosi ke divisi utama setelah masuk enam besar divisi satu. Tapi, mereka gagal meraih tiket ke Superliga di musim ini karena hanya menempati peringkat ke-13 wilayah Timur.

Di pentas divisi utama musim ini, prestasi Persema terbilang lumayan. Dari 18 laga yang telah mereka mainkan, tim ini sukses membukukan 13 kali kemenangan dengan menorehkan 40 poin dan berada di peringkat kedua klasemen sementara wilayah II.

Sayangnya, langkah mereka di ajang Copa Indonesia tidak semulus yang diharapkan. Pasalnya, di babak 16 besar turnamen bergengsi yang mempertemukan tiga tim dari kasta berbeda, Persema sudah harus berhadapan dengan salah satu raksasa sepakbola nasional Persipura Jayapura.

Bisa ditebak, Persema gagal melaju ke babak berikut dan harus mengubur impiannya untuk terus mengukir prestasi di turnamen bergengsi ini. Dari dua kali pertemuan dengan Persipura, Persema selalu gagal menundukkan juara Superliga edisi perdana tersebut dan kalah agregat 5-1.

Catatan Prestasi

Liga Indonesia
1994/95: Peringkat ke-12 divisi utama wilayah Timur
1995/96: Peringkat ke-13 divisi utama wilayah Timur
1996/97: Peringkat ke-8 divisi utama wilayah Timur
1997/98: Peringkat ke-5 divisi utama wilayah Timur (Liga dihentikan)
1998/99: Peringkat ke-4 divisi utama grup D
1999/00: Peringkat ke-8 divisi utama wilayah Timur
2001: Peringkat ke-7 divisi utama wilayah Timur
2002: Peringkat ke-10 divisi utama wilayah Timur (degradasi ke divisi I)
2003: Peringkat ke-3 divisi I grup B
2004: Peringkat ke-6 divisi I (promosi ke divisi utama)
2005: Peringkat ke-7 divisi utama wilayah Timur
2006: Peringkat ke-7 divisi utama wilayah Timur
2007: Peringkat ke-13 divisi utama wilayah Barat
2008/09: Runner-up Divisi Utama (promosi ke Superliga)

Superliga Indonesia
2009/10: Peringkat ke-10

Piala Indonesia
2005: Putaran 2
2006: Putaran 2
2007: Putaran 1
2008/09: 16 Besar
2009/10: Putaran 1
»»  Baca Selengkapnya...

Persela Lamongan

Persela

Berdiri: 1967

Alamat: Jl. Lamongrejo No. 1 Indonesia

Telepon: +62 (0) 322 322 448

Faksimile: +62 (0) 322 317 273

Laman Resmi: http://www.persela.info

Ketua: H. Masfuk, S. H.

Direktur: Drs. H. Agus Suyanto, MM

Stadion: Surajaya

Sejarah Singkat
Persatuan Sepakbola Lamongan atau lebih dikenal dengan sebutan Persela Lamongan adalah sebuah klub profesional yang berkedudukan di Kota Lamongan, Jawa Timur. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir saat ini adalah salah satu kontestan Superliga 2009/10, kompetisi sepakbola paling bergengsi di tanah air.

Meski telah berdiri sejak 18 April 1967, Persela baru mulai menunjukkan eksistensinya di pentas sepakbola nasional setelah kompetisi memasuki era profesional. Itu pun setelah berjalan sembilan tahun, atau tepatnya pada musim 2003 silam, ketika mereka sukses promosi ke divisi utama, level tertinggi kompetisi sepakbola di tanah air kala itu.

Sebelumnya, tim ini hanya berkutat di level bawah, yakni divisi II dan divisi I. Namun semuanya berubah begitu sukses promosi ke divisi utama lewat partai playoff di Stadion Manahan, Solo, pada penghujung 2003. Sejak saat itu, Pesela terus unjuk kemampuan hingga akhirnya menembus Superliga, kasta tertinggi kompetisi sepakbola nasional yang baru pertama kali digulirkan musim ini.

Catatan Prestasi

Liga Indonesia
1994/95: Divisi II
1995/96: Divisi II
1996/97: Divisi II
1997/98: Kompetisi Terhenti
1998/99: Divisi II
1999/00: Divisi II
2001: Divisi II (Promosi ke Divisi I)
2002: Peringkat ke-3 Grup 2 Divisi I
2003: Promosi ke Divisi Utama
2004: Peringkat ke-12
2005: Peringkat ke-8 Wilayah Timur
2006: Peringkat ke-6 Wilayah Timur
2007: Peringkat ke-6 Wilayah Barat (promosi Superliga)

Superliga Indonesia
2008/09: Peringkat ke-6
2009/10: Peringkat ke-14

Piala Indonesia
2005: Putaran 1
2006: Putaran 2
2007: Putaran 1
2008/09: Putaran 2
2009/10: 16 Besar
»»  Baca Selengkapnya...

Pelita Jaya

Pelita Jaya

Berdiri: 1986

Alamat: Graha Kapital Lt.1, Jl. Kemang Raya No.4 Indonesia

Telepon: +62 (0) 21 718 0778

Faksimile: +62 (0) 21 718 0783

Surat Elektronik: pelitajaya_fc@yahoo.com

Laman Resmi: http://www.pelitajayafc.net

Ketua: Gunawan Tamsir

Direktur: Rahim Soekasah

Stadion: Singaperbangsa & Si Jalak Harupat

Sejarah Singkat
Pelita Jaya adalah merupakan satu dari beberapa tim mantan Galatama, kompetisi semi-profesional Indonesia, yang masih tetap eksis di kancah sepakbola nasional.

Setelah musim sebelumnya bermarkas di Purwakarta, tim milik keluarga Bakrie itu berkandang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan musim depan mereka akan bermarkas di Stadion Singaperbangsa Karawang.

Sempat terlempar ke divisi satu pada musim 2005 dan juga pernah berubah nama menjadi Pelita Krakatau Steel, tim berjuluk "The Young Guns" kembali tampil di divisi utama pada 2007, yang selanjutnya kini menjadi salah satu kontestan Superliga 2009/10.

Di era Galatama, Pelita termasuk tim yang cukup disegani. Maklum saja karena tim ini selalu bertabur bintang sepakbola dari luar negeri yang cukup punya nama. Tak heran jika mereka mampu tampil sebagai juara tiga kali, sebelum Galatama dileburkan pada 1994 dan menjadi Liga Indonesia.

Kompetisi ini adalah gabungan dari Perserikatan, liga sepakbola amatir, dan Galatama yang diikuti klub-klub profesional. Seiring dengan perubahan ini pula, prestasi Pelita meredup.

Masa jayanya selama di Galatama sulit terulang, meski upaya menghadirkan pemain asing berkelas tetap dilakukan. Sebut saja bintang sepakbola asal Argentina Mario Kempes, serta dua mantan pemain timnas Kamerun Roger Milla dan Maboang Kessack.

Peringkat terbaik Pelita Jaya selama tampil di pentas Liga Indonesia hanya menempati urutan ke-8 pada musim 1994/95 dan 1999/00.

Catatan Prestasi

Galatama
Juara: 1988/89, 1990, 1993/94
Runner-up: 1986/87, 1987/88

Liga Indonesia
1994/1995: Delapan Besar
1995/1996: Peringkat ke-12
1996/1997: Peringkat ke-12
1997/1998: kompetisi dihentikan
1998/1999: Peringkat ke-10
1999/2000: Delapan Besar
2001: Peringkat ke-9 Wilayah Timur
2002: Peringkat ke-7 Wilayah Barat
2003: Peringkat ke-14 Wilayah Barat
2004: Peringkat ke-15 Wilayah Barat
2005: Peringkat ke-17 Wilayah Timur
2006: Delapan Besar Divisi I (promosi ke Divisi Utama)
2007: Peringkat ke-9 (promosi Superliga)

Superliga Indonesia
2008/09: Peringkat ke-9
2009/10: Peringkat ke-15

Piala Indonesia
2005: Putaran 1
2006: Putaran 2
2007: Semi-Final
2008/09: 16 Besar
2009/10: Perempat-Final
»»  Baca Selengkapnya...

Deltras Sidoarjo

Deltras

Berdiri: 1989

Alamat: Jl. Mojopahit No.5 Indonesia

Telepon: +62 (0) 31 895 8890

Faksimile: +62 (0) 31 895 8890 / 896 2721

Ketua: Drs. Win Hendarso, M.Si.

Direktur: H. Saifullah, SH

Stadion: Gelora Delta Sidoarjo

Sejarah Singkat
Delta Putra Sidoarjo atau lebih dikenal dengan sebutan Deltras Sidoarjo adalah sebuak klub sepakbola profesional yang saat ini berkedudukan di Kota Sidoarjo, Jawa Timur. Di mana tim berjuluk The Lobster adalah salah satu kontestan Superliga 2008/09, kompetisi paling bergengsi di tanah air musim ini.

Semula, tim yang didirikan pada 1989 oleh pengusaha HM Mislan ini bernama Gelora Dewata yang berkedudukan di Pulau Bali. Namun sejak musim kompetisi 2001 tim ini hijrah ke Sidoarjo yang kemudian berubah nama menjadi Gelora Putra Delta.

Hal tersebut seiring dengan pergantian kepemilikan oleh Pemkot Sidoarjo. Tim yang semula swasta murni ini pun kemudian menjadi "Plat Merah" dan secara rutin mendapat suntikan dana APBD dari Pemkot Sidoarjo.

Maklum saja karena kiprah tim ini membawa panji-panji Sidoarjo di pentas sepakbola nasional. Prestasi tim ini sepanjang mengikuti kompetisi di era sepakbola profesional terbilang cukup stabil, meski belum pernah sekalipun mencicipi indahnya gelar juara.

Capaian terbaik tim ini diperoleh musim lalu, ketika sukses menembus babak delapan besar dan mengantarkan mereka lolos ke Superliga, kompetisi paling bergengsi yang baru pertama kali digulirkan musim ini.

Catatan Prestasi

Liga Indonesia
1994/95: Peringkat ke-5 Wilayah Timur
1995/96: Babak 12 Besar
1996/97: Babak 12 Besar
1997/98: Kompetisi dihentikan
1998/99: Peringkat ke-5 Grup D
1999/00: Peringkat ke-12 Wilayah Timur
2001: Peringkat ke-9 Wilayah Timur
2002: Peringkat ke-5 Wilayah Timur
2003: Peringkat ke-12
2004: Peringkat ke-18
2005: Peringkat ke-13 Wilayah Barat
2006: Peringkat ke-12 Wilayah Timur
2007: Babak 8 Besar Divisi Utama (Peringkat ke-3 Wilayah Timur, lolos Superliga)
2009/10: Runner-up (Promosi)

Superliga Indonesia
2008/09: Peringkat ke-16 (Degradasi)

Piala Indonesia
2005: Putaran 2
2006: Perempat-Final
2007: Perempat-Final
2008/09: Semi-Final
2009/10: Putaran 1
»»  Baca Selengkapnya...

Bontang FC

Bontang FC

Berdiri: 1988

Alamat: Jl. Sendawar 1B Indonesia

Telepon: +62 (0) 548 24946

Faksimile: +62 (0) 548 5117714

Laman Resmi: http://pspkt.pupukkaltim.com

Ketua: dr.H.A. Sofyan Hasdam, Sp.S

Direktur: Andi Faisal Sofyan Hasdam

Stadion: Mulawarman

Sejarah Singkat
Bontang Football Club atau lebih dikenal dengan sebutan Bontang FC adalah sebuah klub profesional eks Liga Sepakbola Utama (Galatama) yang berkedudukan di Botang, Kalimantan Timur. Tim berjuluk "Laskar Bukit Tursina" ini semula adalah milik perusahaan pupuk terbesar di tanah air, sehingga namanya pun sesuai dengan nama perusahaan tersebut.

Seiring dengan waktu serta beralihnya pendanaan tim ini ke Pemkot Bontang, namanya pun ikut berganti. Sempat berubah menjadi Bontang PKT, kemudian pada akhirnya menjadi Bontang FC terhitung sejak, 12 Juni 2009.

Sejarah panjang klub ini dimulai pada 1978, tepatnya pada era kompetisi sepakbola semi-profesional Galatama dan amatir, yakni Perserikatan masih bergulir.

Dukungan dana yang memadai dari salah satu perusahaan pupuk terbesar di tanah air, Pupuk Kalimantan Timur (PKT), membuat tim ini tetap eksisi, meski sejumlah klub eks Galatama "gulung tikar" akibat krisis finansial.

Hebatnya, sejak pertama kali mengikuti kompetisi semi-profesional yang berlabel Liga Indonesia pada musim 1994/95, yakni peleburan Galatama dan Perserikatan, tim ini tidak pernah turun kasta.

Bahkan di musim pertama, PKT sempat membuat sensasi dengan menembus empat besar, di tengah dominasi tim-tim eks Perserikatan, yang mendapat sokongan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Sayangnya di semi-final PKT dibekuk tim eks Galatama lainnya, Petrokimia Putra, dengan skor tipis 1-0. Langkah sensasional kembali mereka catat di musim kompetisi 1999/00.

Di mana tanpa terduga PKT mampu merengsek hingga ke final. Tapi dewi fortuna rupanya belum berpihak ke kubu PKT sehingga mereka harus puas dengan posisi runner-up, setelah dikandaskan tim bertabur bintang saat itu, PSM Makassar, juga dengan skor tipis 3-2.

Sejak saat itu prestasi tim yang saat ini tampil di Superliga, kompetisi paling bergengsi di tanah air, cenderung stagnan. Bahkan keikutsertaan mereka di Superliga pun bukan diperoleh dari jalur kompetisi seperti kontestan Superliga lainnya, namun karena mundurnya Persiter Ternate dan Persmin Minahasa.

Oleh PT Liga Indonesia yang kala itu masih bernama Badan Liga Indonesia (BLI), PKT bersama PSIS Semarang tampil sebagai pengganti dua tim yang mundur tersebut.

Hal itu setelah BLI menetapkan PKT lolos verifikasi dengan nilai tertinggi bersama Mahesa Jenar, dengan menyingkirkan tim divisi utama lainnya yang ikut mencari peruntungan tampil di Superliga, kasta tertinggi sepakbola nasional musim depan.

Itu dengan memanfaatkan dua tempat yang ditinggal Persiter dan Permin Minahasa, yang mendapatkan tiket Superliga dari jalur kompetisi, sayang harus mundur karena dilanda krisis finansial.

Catatan Prestasi

Galatama
1988/89: Peringkat ke-9
1989/90: Peringkat ke-3
1990/91: Runner-up
1991/92: Runner-up
1992/93: Papan tengah Kompetisi Galatama
1993/94: 4 Besar, Juara Wilayah Timur

Liga Indonesia
1994/1995: Runner-up
1995/1996: 12 Besar
1996/1997: Peringkat ke-6 Wilayah Timur
1998/1999: 10 Besar
1999/2000: Runner-up
2001: Peringkat ke-5 Wilayah Timur
2002: Peringkat ke-6 Grup Timur
2003: Peringkat ke-10 Wilayah Timur
2004: Peringkat ke-11 Wilayah Timur
2005: Peringkat ke-6 Wilayah Timur
2006: Peringkat ke-10 Wilayah Timur
2007: Peringkat ke-13 Wilayah Timur (promosi ke Superliga sebagai pengganti)

Superliga Indonesia
2008/09: peringkat ke-13 Superliga
2009/10: peringkat ke-11 Superliga

Piala Indonesia
2005: Babak 16 besar
2006: Babak 32 besar
2007: Babak 16 besar
2008: Babak 48 besar
2009: Putaran 1
2010: Babak 16 besar
»»  Baca Selengkapnya...

Arema

Arema

Berdiri: 1987

Alamat: PT Arema Indonesia, Jl Sultan Agung 9 Indonesia

Telepon: +62 (0) 341 331462 / 358444

Faksimile: +62 (0) 341 358444

Surat Elektronik: pt_aremaindonesia@aremafc.com

Laman Resmi: http://www.aremafc.com

Ketua: Gunadi Handoko (Direktur Utama)

Direktur: Rendra Kresna (Manajer Tim)

Stadion: Kanjuruhan

Sejarah Singkat
Persatuan sepakbola Arek Malang atau lebih dikenal dengan sebutan Arema Malang adalah sebuah klub profesional yang berkedudukan di Kota Malang, Jawa Timur. Semula tim yang lahir pada 11 Agustus 1987 atas dasar prakarsa Acub Zaenal, pencetus lahirnya klub Galatama, ini bernama Aremada, yang merupakan gabungan klub lokal Malang Armada 86 dan Arema. Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema 86.

Upaya untuk mempertahankan klub Galatama Arema 86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena kesulitan dana. Dari sinilah, Acub Zaenal bersama putranya Lucky, lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema 86 agar bisa tetap bertahan.

Nama Arema 86 pun diubah menjadi Arema dan ditetapkan berdirinya pada 11 Agustus 1987 sesuai akte notaris Pramu Haryono SH No 58. Sejak saat itu, Arema mulai menggelar persiapan layaknya sebuah tim profesional. Baik itu menyangkut skuad timnya maupun fasilitas bagi semua pemain dan ofisialnya.

Prestasi klub Arema dikancah sepakbola nasional terbilang pasang surut. Hal itu karena tergantung pembiayaan klub yang menjadi kendala utama. Maklum saja karena bukan klub "Plat Merah", sehingga tidak mendapatkan kucuran dana APBD. Meski demikian, mahkota juara Galatama pernah mereka rebut pada musim kompetisi 1992/93.

Sejak mengikuti Liga Indonesia, gabungan klub dari Perserikatan dan Galatama, Arema tercatat pernah tiga kali masuk putaran kedua atau babak delapan besar. Namun kendala finansial terus saja menghimpit perjalanan klub ini, hingga akhirnya diakuisisi kepemilikannya oleh PT Bentoel Internasional Tbk pada pertengahan musim kompetisi 2003.

Akibat krisis keuangan itu pun membuat Arema turun kasta di divisi satu. Tapi dengan kekuatan finansial baru, Arema hanya satu musim berada di divisi satu dan kembali promosi dengan status sebagai juara. Sejak saat itu prestasi Arema cenderung stabil hingga menembus Superliga, kompetisi kasta tertinggi di tanah air yang baru pertama kali digulirkan musim ini.

Kini Arema bernaung di bawah PT Arema Indonesia, yang dibentuk berdasarkan akta pendirian No. 43 tertanggal 3 September 2004 yang diperkuat dengan SK Menteri Hukum dan HAM No. C-17398 HT.01.01/2005 tertanggal 23 Juni 2005. Tahun 2009, terjadi perubahan struktur organisasi sejalan dengan PT Bentoel Investama melepas kepemilikan PT Arema Indonesia. Kendali perusahaan dijalankan konsorsium yang terdiri beberapa pengusaha, birokrat dan lintas profesi yang peduli terhadap eksistensi Arema Indonesia. PT Arema Indonesia berkecimpung dalam pengelolaan sepak bola professional.

Catatan Prestasi

Galatama
1987/88: Peringkat ke-6
1988/89: Peringkat ke-8
1990: Peringkat ke-4
1990/92: Peringkat ke-4
1992/93: Juara
1993/94: Peringkat ke-6

Liga Indonesia
1994/95: Peringkat 6 Divisi Utama Wilayah Timur
1995/96: Peringkat 12 Divisi Utama Wilayah Timur
1996/97: Peringkat 3 Divisi Utama Wilayah Barat
1997/98: Kompetisi dihentikan
1998/99: Peringkat 3 Divisi Utama Wilayah Tengah
1999/00: Babak Delapan Besar Divisi Utama
2001: Babak Delapan Besar Divisi Utama
2002: Babak Delapan Besar Divisi Utama
2003: Peringkat 17 Divisi Utama (Degradasi ke Divisi I)
2004: Juara Divisi I (Promosi ke Divisi Utama)
2005: Babak Delapan Besar Divisi Utama
2006: Babak Delapan Besar Divisi Utama
2007: Babak Delapan Besar Divisi Utama (Lolos Superliga)
2008/09: Peringkat 10 Superliga
2009/10: Juara Superliga

Piala Indonesia
2005: Juara
2006: Juara
2007: 32 Besar
2008/09: Putaran 1
2009/10: Runner-up
»»  Baca Selengkapnya...
Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com bola-mania-football.blogspot.com 2010-11-09 monthly 0.5